Alasan Kampus Jarang Melahirkan Pengetahuan Baru

Categories: Article
No Comments
TUGUMALANG.ID-Dunia pendidikan seperti tidak pernah tuntas dari masalah. Tidak hanya masalah teknis seperti penerimaan siswa baru dan zonasi, namun juga terkait sistem pembelajaran dalam pendidikan di Indonesia. Hal ini menjadi sorotan Darmaningtyas, pengamat pendidikan Indonesia.
Pengamatannya, tidak lepas dari dinamika Indonesia menjelang 74 tahun ini. Pertama, Darmaningtyas melihat adanya dogma agama yang berlebihan dalam dunia pendidikan. Kedua, kurangnya dialektika terhadap madzhab berpikir dalam kampus. Terakhir, persaingan golongan dalam mencapai posisi tertentu.”Dalam prakteknya hal itu masih ditemui di Indonesia,” ucap Darmaningtyas saat ditemui tugumalang.id di sela acara diskusi pendidikan di Wisma Kalimetro Malang, Senin malam (29/7).
Khususnya pengamatan tentang perkembangan pengetahuan di kampus Indonesia. Kurangnya dialektika dan berlebihannya dogma agama membuat kemampuan mahasiswa dalam menemukan hal baru sangat minim. Ia berpendapat jika ilmu pengetahuan akan berkembang jika para akademisi memperkuat rasionalitas.”Artinya perdebatan pengetahuan sangat kurang, sehingga kampus tidak banyak melahirkan pengetahuan baru,” imbuh penulis buku Melawan Liberalisme Pendidikan.

Your Thoughts

%d bloggers like this: