Upaya Merawat Pancasila

Garuda Pancasila 

Akulah pendukungmu 

Patriot proklamasi 

Sedia berkorban untukmu 

Pancasila dasar negara 

Rakyat adil makmur sentosa 

Pribadi bangsaku 

Ayo maju, maju 

Ayo maju, maju 

Ayo maju, maju!

 

Siapa yang tidak tahu dengan lagu di atas? Lagu yang berjudul Garuda Pancasila ini merupakan lagu nasional yang berisi tentang semangat perjuangan dan kesetiaan rakyat Indonesia kepada Pancasila sebagai ideologi dan falsafah negara. Tetapi pada artikel kali ini, kita tidak akan membahas tentang lagu tersebut, siapa yang menciptakannya atau sejarah di balik lagu tersebut. Namun, artikel kali ini kita akan lebih membahas tentang makna Pancasila itu sendiri, ya… tentang Pancasila, bukan yang lain. 

Tiap 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati tanggal tersebut sebagai Hari Lahir Pancasila. Momen ini untuk mengenang para pahlawan yang telah memperjuangkan agar bangsa Indonesia memiliki dasar negara. Nah, untuk sedikit mengingatkan tentang peristiwa penetapan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila, penulis akan mengajak pembaca untuk sejenak kilas balik melihat proses penetapan hari lahirnya Pancasila.

Peristiwa hari lahirnya Pancasila, dimulai saat Jepang diujung kekalahan dalam Perang Pasifik.  Melihat potensi kalah di Perang Pasifik, kemudian Jepang menjanjikan Indonesia sebuah kemerdekaan. Kemudian Pemerintah dengan sigap langsung menyiapkan kepanitiaan kemerdekaan dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Maret 1945. Pada tanggal 28 Mei-1 Juni 1945, digelarlah sidang pertama BPUPKI dengan agenda mendengarkan usulan Moh. Yamin, Soepomo, Soekarno tentang lima hal dasar asas dan prinsip Indonesia merdeka. Pada tanggal 1 Juni 1945, dibacakanlah usulan Soekarno tentang Pancasila saat sidang BPUPKI. Kemudian pada tanggal 22 Juni 1945, rumusan Pancasila tersebut diolah oleh tim dan menghasilkan Piagam Jakarta. Berlanjut pada tanggal 18 Agustus 1945, Piagam Jakarta dirumuskan menjadi UUD 1945. Atas rentetan peristiwa tersebut, ditetapkanlah tanggal 1 Juni sebagai hari kelahiran Pancasila sesuai dengan peristiwa pertama kalinya Pancasila dikenalkan oleh Soekarno.  

Melihat proses yang panjang dalam penetapannya, tentu Pancasila memiliki arti yang mendalam bagi Indonesia. Terlebih Pancasila tidak hanya dimaknai dalam arti sempit sebatas ideologi negara, melainkan lebih luas yakni sebagai pedoman dan pegangan hidup dalam berbangsa dan bernegara. Konkretnya wujud Pancasila dapat ditemukan saat kita hidup dalam keseharian, seperti toleransi dalam beragama, membantu kelompok yang termarginalkan, dan mentaati hukum. 

Namun seiring berjalannya waktu, Pancasila tak luput dari gempuran tantangan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari dalam negeri, terdapat sekelompok yang “diduga” anti-Pancasila. Sedangkan dari luar negeri, pengaruh globalisasi kian mencengkeram nilai-nilai Pancasila, akibatnya banyak generasi muda yang mulai acuh pada Pancasila. Kedua tantangan tersebut diperparah dengan adanya dekadensi moral-melemahnya atau terkikisnya nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang dan kebersamaan di dalam diri manusia. Dampaknya semakin banyak manusia-manusia yang suka merampas hak orang lain dan tidak memedulikan nasib sesamanya.

Situasi yang terjadi di Indonesia (sesuai dengan keadaan yang disebutkan di atas) menunjukkan bahwa usaha membangun kebersamaan dalam kesatuan dan persatuan bangsa ideologi Pancasila, tidaklah mudah untuk dilakukan. Maka, diperlukan tindakan yang nyata dari seluruh bangsa Indonesia untuk kembali melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, misalnya dengan tidak mengganggu agama/pemeluk lain, tidak memaksakan pendapatnya harus diterima oleh semua orang, dan tidak memilih-milih saat memberi bantuan. Dan, adanya globalisasi perlu disikapi secara hati-hati, ambil yang positif dan buang yang negatif. Singkatnya jika kita semua tahu dan mengerti yang kita lakukan dan didasarkan pada nilai-nilai Pancasila, maka permasalahan-permasalahan yang “merongrong” Pancasila tidak akan terjadi. 

Semoga dengan momen hari lahirnya Pancasila 1 Juni, nilai-nilai Pancasila kembali digaungkan dan diresapi oleh seluruh masyarakat Indonesia dan semakin memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, demi Indonesia yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *